**Fi'il** yang mendahului *Fā'il* **boleh dibuang** (*Ḥadzf*) jika terdapat *Qarinah* (konteks) yang menunjukkan keberadaannya, dan Fā'il-nya tetap disebutkan. Contoh paling umum adalah ketika Fā'il merupakan jawaban atas pertanyaan (*Man qāma?* dijawab: *Zaydun* [maksudnya: *Qāma Zaydun*]).