Alfiyah Explorer

1110 Bait Lengkap
وَيَجِبُ التَّأْخِيرُ إِنْ كَانَ ضَمِيرًا ... مَتَّصِلاً بِهِ وَإِنْ كَانَ بَرِيئًا
Bait 145 - Hukum Wajib Ta'khīr Fā'il - Alfiyah Ibn Malik

Bacaan Latin

Wa yajibu at-ta'khîru in kâna ḍamîran... muttaṣilan bihi wa in kâna barî'an

Terjemah Literal

Dan **wajib Ta'khīr** (penundaan) jika ia adalah **Dhamīr**... yang bersambung dengannya, dan jika ia adalah terbebas.

Syarah Modern

Terdapat dua kondisi utama di mana **Fā'il wajib Ta'khīr** (berada setelah Maf'ūl Bih): 1) Ketika Maf'ūl Bih adalah *Dhamīr* yang bersambung dengan Fi'il, dan Fā'il adalah *Isim Ẓāhir*. 2) Ketika dikhawatirkan terjadi **Iltibās** (kerancuan) antara Fā'il dan Maf'ūl Bih karena keduanya tidak memiliki tanda I'rab yang jelas, dan keduanya adalah *Isim Zāhir*.

Poin Kunci

Fā'il wajib Ta'khīr jika Maf'ūl adalah Dhamīr Muttaṣil
Fā'il wajib Ta'khīr jika dikhawatirkan Iltibās (kerancuan I'rab)

Kosakata Penting

Yajibu at-ta'khîru
Wajib penundaan
Ḍamîran muttaṣilan
Dhamīr yang bersambung

Contoh Aplikatif

Contoh Wajib Ta'khīr
أَكْرَمَنِي **زَيْدٌ**
(Akramanī **Zaydun**: Zaid memuliakanku) - *Yā' Mutakallim* (Maf'ūl) wajib didahulukan

Tags

fā'il wajib_ta'khir