Bait ini membahas dua hukum Fâ'il: 1) **Urutan:** Fâ'il harus selalu terletak setelah Fi'il-nya (ini membedakannya dari Mubtada' yang terletak di awal). 2) **Kesesuaian Jenis Kelamin (Muṭâbaqah):** Jika Fâ'il adalah **Mu'annats** (Feminin), Fi'il yang mendahuluinya harus disambung dengan **Tâ' Ta'nîts Sâkinah** (Tâ' sukun) di akhir (contoh: *katab* menjadi *katab**at**). Tâ' ini adalah tanda jenis kelamin, bukan Fâ'il.