Alfiyah Explorer

1110 Bait Lengkap
وَ يُشْتَرَطُ أَنْ لَا يَكُونَ الْفِعْلُ عَلَى وَزْنِ أَفْعَلَ لِلْأَلْوَانِ \ وَ لَا لِلْعُيُوبِ، وَ الْحُكْمُ قَدْ سُلِّطَا
Bait 179 - Ism at-Tafḍīl (Syarat Lanjutan) - Alfiyah Ibn Malik

Bacaan Latin

Wa yuštaraṭu an lâ yakûna al-fi'lu 'alâ waẓni af'ala li al-alwâni \ wa lâ li al-'uyûbi, wa al-ḥukmu qad sulliṭâ

Terjemah Literal

Dan disyaratkan agar *Fi’il* (asalnya) tidak berada pada *Wazan* *Af’ala* untuk warna \ dan tidak pula untuk cacat/aib, dan hukum sungguh telah dikuasakan.

Syarah Modern

Syarat penting lainnya: *Ism at-Tafḍīl* tidak boleh dibentuk dari *Fi’il* yang *Ṣifah*nya mengikuti *Wazan* **أَفْعَلُ** (*Af’alu*) yang menunjukkan **warna** (e.g., *Aḥmaru*, merah) atau **aib/cacat** (e.g., *A’raǧu*, pincang). Untuk membandingkan warna/aib, digunakan *Maṣdar* (kata dasar) yang di-*Naṣb*-kan setelah *Ism at-Tafḍīl* lain (e.g., **أَشَدُّ** حُمْرَةً, lebih hebat kemerahannya).

Poin Kunci

Syarat Ism at-Tafḍīl: Bukan Warna atau Aib
Tidak dari Fi’il yang Ṣifahnya Af’alu untuk Warna/Aib

Kosakata Penting

Lâ yakûna al-fi'lu 'alâ waẓni af'ala li al-alwâni
Fi’il tidak pada Wazan Af’ala untuk warna
Lâ li al-'uyûbi
Tidak pula untuk aib

Contoh Aplikatif

Contoh Larangan
Tidak boleh أَحْمَرُ مِنْهُ
(lebih merah darinya)
Contoh Yang Benar
**أَشَدُّ حُمْرَةً** مِنْهُ
(lebih hebat kemerahannya darinya)

Tags

ism_tafḍīl syarat warna 'aib