Alfiyah Explorer

1110 Bait Lengkap
وَكُلُّ حَرْفٍ مُسْتَحِقٌّ لِلْبِنَا ... وَالْأَصْلُ فِي الْمَبْنِيِّ أَنْ يُسْكَنَا
Bait 12 - Mu'rab dan Mabni - Alfiyah Ibn Malik

Bacaan Latin

Wa kullu harfin mustahiqqun lil-binâ... Wal-aslu fil mabniyyi an yuskanâ

Terjemah Literal

Dan setiap Harf (kata tugas) berhak untuk Mabni. Dan hukum asal pada yang Mabni adalah Sukun (berhenti).

Syarah Modern

Bait ini mengunci dua aturan penting: 1) Semua Kata Tugas (Harf) HARUS Mabni. Ini adalah akar kemabnian. 2) Hukum asal atau default setting dari kata yang Mabni adalah Sukun (harakatnya diam atau tidak berbunyi). Jika Mabni itu berharakat (misal: kasrah atau fathah), itu adalah pengecualian dari hukum asalnya (Sukun).

Poin Kunci

Semua Harf (kata tugas) hukumnya WAJIB Mabni
Hukum asal kata yang Mabni adalah Sukun (diam)
Jika Mabni berharakat, itu karena pengecualian atau menghindari pertemuan dua sukun

Kosakata Penting

Mustahiqqun
Berhak/Berhak menerima
Al-Binâ
Kemabnian
Al-Ashlu
Hukum Asal
Yuskanâ
Disukunkan/Dibuat diam

Contoh Aplikatif

Contoh
يَكْتُبْنَ
(Mereka (pr) menulis) dan لَيَكْتُبَنَّ (Sungguh mereka (lk) akan menulis)
Penjelasan
*Fi’il Muḍāri’* menjadi *Mabnī* jika bersambung dengan *Nūn an-Niswah*
(**يَكْتُبْنَ** - Mabnī Sukūn) atau *Nūn at-Tawkīd* secara langsung (**لَيَكْتُبَنَّ** - Mabnī Fatḥ). Selain itu, ia *Mu’rab*.

Tags

mabni harf sukun asal hukum