Bait ini menjelaskan dua kondisi yang memaksa Fi'il Mudhari' (yang asalnya Mu'rab) untuk kembali menjadi Mabni: 1) Sambungan Nun Taukid (Nun Penguat) secara langsung. 2) Sambungan Nun Niswah (Nun khusus untuk subjek perempuan jamak). Di luar dua kondisi ini, Fi'il Mudhari' tetap Mu'rab, artinya ia sensitif terhadap Amil (operator/kata sebelumya) dan harakat akhirnya bisa berubah (rafa', nashab, jazm).