Hukum **Taqdīm** (*Pendahuluan*) *At-Tamyīz*: Secara umum, **At-Tamyīz** (terutama *Tamyīz an-Nisbah Muḥawwal* dan *Tamyīz adh-Dhāt*) **tidak boleh** mendahului *'Āmil*-nya (Fi'il atau *Syibhu al-Fi'il*). Jika didahulukan, ia akan kehilangan fungsi klarifikasinya, karena *Tamyīz* baru datang setelah adanya *Ibhām*.