Syarat ketiga: Harus memiliki **Ittiḥād az-Zamān** (Waktu yang sama) dengan *Fi'il*-nya. *Maṣdar* (*Alasan*) harus terjadi *bersamaan* dengan *Fi'il* (*Aksi*). (Cth: Rasa takut timbul saat lari). Bagian akhir bait ini menyatakan bahwa **Naṣab lebih utama** jika *Maf'ūl Lahu* adalah **Nakirah** (tidak ada *Alif-Lām* atau *Iḍāfah*).