Pengecualian utama: Ada kasus di mana *'Aṭaf al-Bayān* **boleh**, sementara *Badal al-Kull* **tidak boleh**. Contoh paling umum adalah ketika *Mubdal Minhu* adalah *Isim* yang disandarkan (*Muḍāf*) kepada **Ḍamīr Mufrad Gha'ib** (Kata Ganti Orang Ketiga Tunggal). Dalam kasus ini, hanya *'Aṭaf al-Bayān* yang bisa digunakan untuk menghindari ambiguitas atau pelanggaran kaidah *Iḍāfah*.